Sabtu, 25 April 2009

Senyum Muncul Dari Hati



Bener banget kata orang kalau senyum itu adalah ibadah. Makanya banyak-banyaklah senyum kepada orang lain, tentunya pakai hati ya jangan terpaksa. Karena aura sebuah senyuman terpancar pada orang yg memberi senyuman.
Jika ia menebar senyuman dengan terpaksa maka orang lain akan memiliki persepsi negative. Namun jika ia menebar senyuman dengan ketulusan maka orang lain akan memiliki persepsi positif pada dirinya.
Keep your smile stay in your heart someday you will see your heart’s smile will be at your lips then you see, your smile will be at other people’s lips…
Sudahkah anda tersenyum hari ini. Mulailah tersenyum pada diri sendiri, maka efeknya akan terasa pada orang di sekitarnya.

Minggu, 05 April 2009

Memberi Tanpa Pertimbangan


Cobalah untuk mengawali suatu hari anda dengan niat untuk memberi. Mulailah dengan sesuatu yang kecil yang tak terlalu berharga di mata anda. Mulailah dari uang receh. Kumpulkan beberapa yang mungkin tercecer di sana-sini, hanya satu tujuan : diberikan. Apakah anda sedang berada di bis kota yang panas, lalu datang pengamen bernyanyi memekakkan telinga. Atau, anda sedang berada dalam mobil ber-AC yang sejuk, lalu sepasang tangan kecil mengetuk meminta-minta. Tak peduli bagaimana pendapat anda tentang kemalasan, kemiskinan dan lain-lain. Tak perlu banyak pikir, segera berikan satu dua keping pada mereka.
Barangkali ada rasa enggan dan kesal. Tekanlah perasaan itu seiring dengan pemberian anda. Bukankah tak seorang pun ingin memurukkan dirinya menjadi pengemis. Ingat, kali ini anda hanya sedang "berlatih: memberi, mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti? Rasakan saja, kini sesuatu mengalir dari dalam diri melalui telapak tangan anda. Sesuatu bernama kasih sayang.
Memberi tanpa pertimbangan bagai menyingkirkan batu penghambat arus sungai. Arus sungai adalah rasa kasih dari dalam diri. Sedangkan batu adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri. Sesungguhnya bukan receh atau berlian yang anda berikan. Kemurahan itu tidak terletak di tangan, melainkan di hati.

Lakukanlah Dengan Kebaikan Hati

Apapun yang anda lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati.
Keberhasilan bukan semata2 karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran. Anda perlu bertindak dengan kelembutan hati. Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri. Di balik semua pencapaian, terselip pengorbanan orang lain. Hanya bila anda melakukannya dengan kebaikan hati, siapa pun rela berkorban untuk keberhasilan anda.

Seorang bijak berujar : "Bila busur anda patah dan anak panah telah dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu." Semua tindakan anda bagaikan boomerang yang akan kembali pada anda. Bila anda melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan anda. Renungkan bagaimana tindakan anda sekarang ini. Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih. Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang anda lakukan.